5 Tanda akan Melahirkan Sudah Dekat

Tanda akan melahirkan

Kehamilan adalah proses yang panjang. Ada banyak perubahan dan proses yang terjadi, mulai dari fase pembuahan janin, kehamilan, hingga persalinan. Itu sebabnya dibutuhkan ketelatenan dan kerjasama yang baik antar pasangan, agar kondisi ibu dan janin tetap sehat hingga proses persalinan berlangsung.

Sebelum waktu bersalin tiba, para ibu akan mengalami tanda sebelum melahirkan. Meski enggak semua ibu merasakan tanda akan melahirkan, tetapi umumnya tanda ini akan muncul beberapa hari atau minggu sebelum persalinan.

Berikut adalah tanda – tanda akan melahirkan

  1. Sulit Tidur

Sulit tidur adalah keluhan umum yang dialami ibu hamil. Sebab saat hamil, ibu akan mengalami banyak perubahaan. Mulai dari perubahan hormon, bentuk fisik (seperti perut yang semakin membesar), suasana hati (mood), dan perubahan lain yang dapat mengganggu tidur. Ini dibuktikan oleh sebuah studi dari Universitas Yale yang menemukan bahwa pada trimester ketiga, sebagian besar wanita hamil akan mengalami nyeri punggung bawah dan menyebabkan gangguan tidur. Meski begitu, ibu tetap harus berusaha tidur di malam hari atau mengakalinya dengan tidur di siang hari agar ibu memiliki waktu istirahat yang cukup.

2. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Menjelang persalinan, posisi janin akan turun ke panggul (pengenduran). Ini karena janin sedang mengatur ulang posisi agar memudahkan proses persalinan. Pengenduran ini membuat rahim menekan kandung kemih, sehingga meningkatkan frekuensi buang air kecil. Untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan, pengenduran ini akan terjadi di detik-detik akhir menjelang persalinan atau saat persalinan berlangsung.

3. Keluar Lendir Kental Bercampur Darah

Selama hamil, leher rahim (serviks) akan ditutupi oleh lendir yang kental. Namun menjelang persalinan, serviks akan membesar dan membuat lendir keluar dari miss V. Lendir tersebut akan bercampur dengan darah (bloody show), sehingga akan berwarna merah muda, kemerahan, atau kecokelatan. Jika yang terjadi adalah perdarahan berat (seperti saat menstruasi), ada baiknya ibu segera menghubungi dokter. Sebab, perdarahan berat saat hamil bisa menjadi tanda adanya gangguan atau komplikasi kehamilan.

4. Air Ketuban Pecah

Ketuban adalah kantung yang dindingnya tipis dan berisi cairan bersamaan dengan janin. Fungsi utamanya adalah untuk menjaga suhu tubuh janin agar tetap hangat, melindungi janin dari tekanan, melindungi dari infeksi, memberi makan janin, dan membantu perkembangan sistem paru-paru serta pencernaan janin. Jika ketuban pecah, janin tak lagi memiliki pelindung, sehingga rentan terkena infeksi. Itu sebabnya saat ketuban pecah, dokter dan bidan mungkin akan mempercepat proses persalinan.

5. Merasakan Kontraksi

Tanda akan melahirkan yang terakhir, meski kontraksi umum terjadi, tetapi tidak semua kontraksi menjadi tanda akan melahirkan. Sebab, kontraksi yang menjadi tanda akan melahirkan adalah kontraksi asli yang terjadi saat usia kehamilan lebih dari 37 minggu. Jika datang lebih awal, ada kemungkinan ibu melahirkan bayi secara prematur. Saat kontraksi ini terjadi, ibu akan merasakan sakit yang semakin lama semakin terasa. Ini karena, kontraksi yang terjadi membuat bagian atas rahim mengencang agar mendorong janin ke jalan lahir. Namun, adapula kontraksi palsu yang sering disebut dengan “Braxton Hicks”. Kontraksi tersebut berbeda dengan kontraksi asli, karena kontraksi hanya terasa kencang dibagian perut yang tidak menetap.

Jika Anda merasakan tanda-tanda akan melahirkan seperti diatas, segera kunjungi Rumah Sakit terdekat, atau jika Anda berada di area Purworejo, bisa kunjungi RS Budi Sehat di Jl. WR. Supratman 183, Cangkrep Lor, Purworejo.

Klik google maps : https://goo.gl/maps/7p68vgHQ7GNCv6SB8

Silakan cek untuk layanan dan jadwal dokter di RS Budi Sehat.